Pelajaran Kok Ga Bisa Move On

Aku sedang malas belajar Geografi, jadi aku menulis ini. Aku baru saja menonton siniar Baskara alias Hindia dengan salah satu stasiun TV. Ada bagian di mana pembawa acara menanyai Baskara tentang kenapa anak muda zaman sekarang harus tahu dan paham tentang apa yang pernah dilakukan negara di masa lalu? 

Singkatnya Baskara menjawab begini; Untuk mampu mengubah diri menjadi lebih baik, kita harus sadar dan mengakui kesalahan apa saja yang pernah kita lakukan di masa lalu. Baru setelah mengakui semuanya, kita bisa memilah mana yang harusnya kita perbaiki. Jika di keadaan negeri kita, yang belum sepenuhnya mengakui kesalahan mereka di masa lalu, seperti pelanggaran HAM misalnya, bagaimana cara memperbaiki negeri ini ke depannya? Dan tanpa sadar negeri ini mengajarkan anak-anaknya untuk tidak mengakui kesalahan. Sekali-dua kali mungkin masih baik-baik saja, tapi jika sampai berkali-kali, itu mengerikan.

Aku suka dengan percakapan mereka di bagian ini, apalagi dengan jawaban yang diberikan Baskara. Kebetulan tadi siang mata pelajaran terakhir yang mengisi kelasku itu Sejarah, dan sebelum pelajaran itu dimulai, beberapa kawanku menunjukkan ketidaksukaan mereka pada mata pelajaran sejarah. Jujur aku sendiri juga tidak suka dengan mata pelajaran itu, banyak yang harus diingat, dipahami dan cukup membingungkan. Namun, sejarah bukan sesuatu yang tidak berguna, mungkin dilihat sekilas akan memunculkan pertanyaan seperti; untuk apa belajar tentang masa yang sudah lalu? Untuk apa masih diungkit? Atau kenapa masih diingat? Pelajaran kok ga bisa move on, dan sebagainya.

Padahal agar bisa move on, kita malah harus tahu tentang bagaimana kita dulu, tentang sejarah kita, tidak hanya soal negara, soal diri sendiri juga seperti ini. Mengevaluasi diri sendiri, kesalahan apa saja yang seiring berjalannya waktu harus diperbaiki agar semua, setidaknya beberapa membaik. Ya, seperti kalimat motivasi saja, 'belajar dari kesalahan.' Untuk bisa belajar dari kesalahan kita perlu mengingat lagi apa yang pernah kita lalui dan lakukan; salah satunya, atau bahkan satu-satunya cara, ya, dengan belajar sejarah. Dengan begitu sejarah takkan terulang lagi. Kebodohan di masa lalu bisa diminimalisir risiko terjadi kembali di masa yang akan datang.

Jadi, sejarah bukanlah sesuatu yang ga bisa move on. Namun, sesuatu yang akan terus diajarkan, agar pada setiap generasi memiliki kemajuan yang berguna untuk negeri. Seperti kata Baskara, untuk mengenal diri kita di masa lalu agar selanjutnya mampu memperbaiki diri.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bagaimana Jika Aku Mati Hari Ini?

Biarkan Milikmu Tetap Menjadi Milikmu

Membunuh Pembunuh Tidak Mengurangi Jumlah Pembunuh di Dunia