Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2026

Ikhlas Tidak Kalau Dirimu Mati?

Kali ini pertanyaannya bukan ikhlas ga kalau orang yang lu sayang mati, tapi ikhlas ga kalau diri lu sendiri mati? Siapa yang melontarkan pertanyaan semacam itu? Guru PAI ku. Beliau melontarkan pertanyaan samar-samar yang mungkin tak semua siswa mendengarnya karena tempo bicaranya yang cepat sekalipun suaranya sekencang petasan malam tahun baru. Pertanyaan itu tampaknya muncul sekelebat dan ndak ditenani, tapi berhasil menempel di kepalaku berhari-hari. Selama ini aku selalu menganggap bahwa seluruh diriku dan kehidupanku adalah sepenuhnya milikku, bukan hak milik siapa pun. Pertanyaan apakah aku ikhlas atau tidak apabila diriku mati ini membuatku berpikir. Sebelumnya aku sudah menganggap bahwa aku tidak memiliki hak, tidak hanya aku tapi semua orang, tidak memiliki hak atas siapa pun di dunia ini, dan setelah pertanyaan itu, mungkin semua orang di dunia ini tidak memiliki hak bahkan atas nyawanya sendiri. Seluruh hidup manusia adalah haknya sendiri, tapi nyawanya adalah hak milik Tuha...